Hi Quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Langanan Via E-mail

Ayo Pelajari Carannya

Cara Mendapatkan Hadiah Voucher Belanja Gratis Dari Sandisk

Cara Mendapatkan Promo Barang Murah

Cara Belanja Lebih Irit dan Hemat

Cara Unik Dan Mudah Mengeringkan Pakaian Saat Musim Hujan Tiba Tanpa Sinar Matahari

Sangat menyebalkan sekali dimana ketika musim hujan t'lah tiba jemuran tak kunjung kering, karena tidak ada panas matahari maka jemuran menjadi lembab dan tercium bau tak sedap karena bertumbuhnya bakteri di pakaian basah tersebut, belum lagi jika keadaan ini akan menjadi masalah yang cukup serius ketika anda memiliki balita yang masih suka mengompol. Tapi anda tidak perlu galau dan khawatir lagi dengan masalah cucian tersebut, selama anda mau mencoba pasti ada cara yang tepat dan mudah untuk mengeringkan semua jemuran anda ketika musim hujan T'lah tiba, Ayo Pelajari caranya  Mengeringkan Pakaian Saat Musim Hujan Tiba Tanpa Sinar Matahari !  Sebelum anda mempelajari hal ini, mari kita simak salah satu video tutorial berikut ini yang akan membuka wawasan anda tentang seputar masalah mengeringkan cucian basah di musim hujan, selamat menyimak !




Ketika anda putus asa karena matahari tak kunjung datang disaat anda mencuci pakaian, apalagi jika musim hujan melanda sepanjang hari, tentunya sinar matahari merupakan suatu penantian yang sangat berarti. Kurangnya sinar matahari dapat berdampak pada cucian baju anda yang tidak kering secara menyeluruh sehingga dapat menyebabkan pakaian bau karena bertumbuhnya bakteri. tentunya anda tak ingin mengalaminya derita ini sampai  berkepanjangan bukan? Jangan kuatir mak, karena dengan sedikit kreativitas dan sedikit usaha maka dijamin anda dapat mengeringkan cucian anda dengan sempurna walaupun tanpa sinar matahari. Apa saja cara unik tersebt, mari kita simak baik - baik uraiannya di bawah ini 



http://goo.gl/ctFNpk

Mau Pempers Gratis Premium Care New Born isi 13 Gratis ?  Tersedia 40 Ribu Paket Sample Gratis Isi 13 Pcs untuk Anda !


Good Luck!

Cek Info Promo Berikutnya Di Sini

Atau Di --> SINI



Gunakan hair dryer

Pengering rambut fungsi utamanya yaitu untuk mengeringkan rambut setelah keramas. Namun disaat- matahari tidak muncul, kita perlu memanfaatkan apa yang ada di rumah, hair dryer diantaranya.seiring perkembangan zaman dan kreativitas yang tinggi, kini hair dryer dapat digunakan sebagai alternatif pengering pakaian. Bagaimana caranya? Caranya yaitu Bbentangkan pakaian menggunakan gantungan baju atau Anda dapat meletakkannya pada sebuah bidang datar seperti tempat tidur kemudian angin-anginkan sebentar. Setelah itu gunakan pengering rambut untuk mengeringkan cucian baju Anda sekitar 30 menit hingga benar-benar kering.

Gunakan microwave

Microwave identik dengan peralatan dapur yang berfungsi sebagai penghangat makanan. Namun kini banyak orang yang menggunakannya sebagai alat pengganti pengering pakaian. Gunakan suhu yang cukup tinggi (sekitar 130 hingga 150 derajat Celcius) selama 5 hingga 10 menit sehingga pakaian Anda cepat mengering. Namun Anda juga harus mengeceknya sesekali untuk menghindari terjadi pengeringan berlebih yang dapat menyebabkan pakaian Anda gosong.

Gunakan setrika

Cara ini merupakan cara yang sudah cukup lama dilakukan . Caranya yaitu peras cucian dengan kuat hingga tetesan airnya tidak ada. Kemudian setrika pakaian yang basah tersebut hingga kering. Agar terhindar dari bau karena “pengeringan” paksa, gunakan pengharum pakaian saat bilasan terakhir atau sesaat sebelum pakaian tersebut disetrika.
Itulah beberapa cara unik yang dapat Anda lakukan ketika ingin cucian baju Anda kering walaupun sinar matahari tak muncul terutama saat musim hujan tiba. Dengan menggunakan peralatan rumah tangga yang di luar fungsi utamanya, Anda pun mendapatkan alat alternatif pengering pakaian yang unik. Kini sinar matahari yang tidak kunjung tiba bukan menjadi mimpi buruk lagi bila Anda memiliki cucian menumpuk. Selamat mencoba.


Menggunakan AC (Aieir Conditioner )


Keringkan pakaian menggunakan AC yang memiliki Plasmacluster, AC tidak hanya berfungsi sebagai pendingin ruangan, tapi juga bias dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian di kala musim hujan, Jemurlah cucian di bawah hembusan AC yang memiliki fitur Laundry dan Plasmacluster,   Fitur Laundry akan mengeringkan pakaian melalui Mode Fan hembusan angin paling kencang yang dikombinasikan dengan Auto Swing Louver. Setelah 4 jam, fitur Laundry bias mengeringkancucian hingga 97%. Sementara itu, ion-ion Plasmacluster akan bekerja membasmi bau dan jamur yang menempel pada cucian.


Gunakan bagian luar unit AC split Anda

salah satu cara menjemur pakaian di dalam ruangan tanpa matahari adalah dengan menggunakan bagian luar unit AC split Anda. Jika Anda menggunakan AC split, maka Anda bisa mencoba memanfaatkan bagian luar dari AC split Anda untuk mengeringkan pakaian Anda tersebut. Bagian luar AC split tersebut memancarkan hawa panas yang dapat membantu proses pengeringan pakaian.


Perlu Anda Perhatikan Untuk Menghindari beberapa kemungkinan dalam mengeringkan cucian di musim hujan :


Berikut ini ada beberapa hal yang wajib anda perhatikan untuk menghindari beberapa kemungkinan kesalahan dalam mengeringkan cucian di musim hujan yang mengakibatkan kerugian bagi anda :

1. Jangan meletakkan pakaian basah atau lembab, di bagian mesin kulkas, televisi dan alat elektronik lainnya  Air pada pakaian, bisa jadi merembes ke mesin dan bisa mengakibatkan kerusakan atau korsleting.
2. Gunakan mesin cuci yang memiliki fitur pengering pakaian hingga 60 - 80% Supaya cucian Anda cepat kering, ada baiknya gunakan mesin cuci yang dilengkapi fitur pengering khusus.
3. Pelintir dengan lembut, cengkram/genggam dengan keras.
4.  Hindari memakai pakaian yang terbuat dari katun dan wool selama musim hujan. 
Dua pakaian ini menyerap air dan dengan sendirinya akan sukar kering walau sudah 
dimasukkan mesin pengering pakaian. Kenakanlah jenis pakaian yang kainnya "jatuh". 
Selain cepat kering, pakaian seperti itu juga tak perlu payah-payah disetrika.
5. Keringkan pakaian menggunakan AC yang memiliki Plasmacluster. AC tidak hanya berfungsi sebagai pendingin ruangan, tapi juga bias dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian di kala musim hujan.Jemur cucian di bawah hembusan, AC yang memiliki fitur Laundry dan Plasmacluster 
6.  Melakukan pemerasan secara berkala. 
7. Bila tidak memiliki tempat menjemur pakaian di bagian atas rumah, Anda bisa menyulap salah satu ruangan atau kamar, sebagai tempat mengeringkan pakaian. Caranya, buat tali jemuran darurat yang terdiri dari beberapa tali melintang di satu ruangan. Kemudian, gantungkan pakaian pada tali jemuran tersebut. 
Atau bila ada tempat jemuran pakaian, masukkan ke dalam ruangan ini. Kemudian, pasang lampu pijar atau wolfram dengan watt yang cukup tinggi misalnya, 75 watt atau 100 watt di atas tengah ruangan. Bila ruangan ini memiliki kipas angin langit-langit, hidupkan. Bila tidak, Anda bisa meletakkan kipas angin di ruangan penuh pakaian basah itu. Bantuan angin dari kipas angin dan panas dari lampu pijar wolfram, akan membantu pakaian mengering.
8. Setrika pakaian dengan jenis setrika uap.
9. Di angin-anginkan.
10. Buatlah tempat jemuran di atas rumah atau dak, yang beratap dan memiliki sirkulasi angin yang banyak agar pakaian bisa digantung berhari-hari tanpa khawatir kehujanan, dan akan terbantu kering dengan angin yang memenuhi ruangan.

11.  Bila pakaian sudah dikeringkan melalui mesin pengering dan sudah diseterika namun masih terasa lembab, anda bisa menyetrikanya sekali, kemudian gantung atau angin-anginkan lagi, baru kemudian, disetrika lagi. Jangan menyetrika pakaian yang masih basah dengan panas setrika maksimal. Sebab, alih-alih menjadikan kandungan air pada pakaian menguap, pakaian juga rusak karena terkena panas setrika maksimal. Ingat, ketentuan panas setrika pada label pakaian itu bukan hiasan, tetapi saran perawatan pakaian.
12. Gunakan hair dryer untuk mengeringkan pakaian lembab yang sedang digantung bila anda ingin segera memakainya, misalnya pakaian seragam sekolah atau kantor.
13.  Pakaian lembab biasanya berbau apek. Untuk itu, saat digantung dan diangin-anginkan, semprotkan pewangi pakaian. Saat digantung, karak antar pakaian jangan terlalu dekat. Bila terlalu dekat, kelembabannyahanya akan merembes ke pakaian sebelahnya.


Cara Membuat Lemari Pengering Pakaian
Dengan mesin ini, pekerjaan cuci mencuci dalam rumah tangga akan lebih mudah hanya dengan tenaga listrik yang tersedia. Anda tidak perlu repot mencari panas matahari, alat ini dapat digunakan dalam musim dan cuaca apapun, baik disaat cuaca mendung ataupun hujan deras. Jika Anda ingin menghemat biaya, Anda bisa menyiasatinya dengan cara membuat sendiri mesin pengering laundry tersebut.




Spare part yang dibutuhkan untuk membuat mesin pengering laundry:

Bahan - Bahan Yang di Butuhkan :

l  Transformer 220 V ke 15000 V, berfungsi sebagai pemancing agar gas dapat menyala
l  Selenoid gas (1/8 inch), berfungsi sebagai kran pembuka dan penutup otomatis. Apabila diberi setrum kran akan membuka dan apabila tidak ada setrum maka kran akan menutup.
l  Kepala kompor gas, berfungsi sebagai penyembur api. Sebaiknya gunakan kepala kompor gas dengan sepuyer agar panasnya lebih besar.
l  Timer, berfungsi sebagai pemutus arus transformer dan pemancing awal pada kompor
l  Busi motor (2 buah), berfungsi sebagai tempat penyalur transformer. Akan ada percikan pada busi ketika transformer telah menyalurkan.
l  Besi pipa dengan diameter 9 cm ketebalan 55 mm, berfungsi sebagai cerobong api dan penyaluran hawa panas ke dalam drum
Cara pembuatan mesin pengering laundry manual adalah sebagai berikut:
1. Bongkar bagian belakang dryer yang akan dimodifikasi. Cabut kabel yang berhubungan dengan elemen pemanas (menyerupai gulungan kawat seperti per berdiameter kurang dari 5 mm)
2. Buat cerobong api dari pipa 9 cm, ujung yang satu akan digunakan sebagai tempat kepala kompor
3. Buat dudukan busi pada kepala kompor dan pada pipa 9 cm tersebut
4. Pasang selenoid pada pangkal kompor
5. Bagi kabel yang dicabut pada tahap pertama tadi kemudian dipararel menjadi dua. Bagian pertama disambungan langsung pada selenoid dan bagian kedua disambungan pada timer.
6. Sambungkan keluaran dari timer ke transformer
7. Sambungkan keluaran dari transformer ke busi
Anda perlu memperhatikan hal-hal ini agar keselamatan kerja tetap terlindung:
l  Perlu diketahui bahwa kabel yang keluar dari transformer ke busi sama sekali tidak diperbolehkan mengenai atau bahkan menempel bodi mesin
l  Jangan sesekali memegang mesin pengering laundry ini dalam keadaan menyala walaupun telah menggunakan tespen.
l  Ujung busi juga tidak diperbolehkan menyentuh kepala kompor atau pipa cerobong karena arus yang mengalir cukup membahayakan
l  Pastikan hawa panas mengalir melewati termostat. Jika tidak hawa panas di dalam drum akan terlalu tinggi yang dapat mengakibatkan hal fatal seperti kain gosong. Penjelasannya kurang lebih seperti ini: Termostat berfungsi untuk menyalurkan arus. Arus. Arus akan putus jika hawa panas yang dibutuhkan telah tercukupi dan jika arus putus, kompor akan mati secara otomatis

Dengan modal yang tidak banyak, Anda bisa lebih efektif dan efisien dalam urusan cuci mencuci ini. Mesin pengering pakaian dengan menggunakan konsep drum atau tabung (rotary) tidak membutuhkan ruangan yang lebar untuk mengeringkan pakaian. Cara kerjanya hampir mirip dengan oven tekstil. Jika dalam pembuatan alat tadi Anda sudah mengikuti langkah dengan benar maka alat tersebut akan bekerja secara maksimal. Anda tidak perlu khawatir mengenai level panas alat tersebut karena level panas akan mengikuti standar level pabrikan. Standar banyak pakaian yang dapat Anda keringkan dengan alat ini adalah sebanyak 7 kg, kurang lebih untuk pemakaian pakaian gantu satu hari sebuah keluarga.


Selamat Mencoba !

Artikel ini dirangkum Dari Berbagai Sumber


      Sebelum Anda Menutup Halaman Ini ada baiknya anda berbagi kasih dengan  membagikan Informasi bermanfaat ini kepada teman - teman yang lain dengan cara menekan Tombol Share Di bawah Postingan ini, agar semakin banyak orang yang di berkati lewat informasi yang anda bagikan.



01.05 | 0 komentar

Cara Membuat Kecap Asin dan Kecap Manis Sendiri Dari Bahan Kedelai

Kecap adalah salah satu penyedap rasa yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, dan salah satu produk olahan kacang kedelai yang pada umumnya digunakan oleh para ibu - ibu rumah tangga dan tukan masak sebagai bahan pelengkap bumbu masakan, yaitu kecap. bahan utama kecap terbuat dari kedelai hitam, melalui fermentasi maka jadilah kecap Asin dan Kecap Manis, lalu apakah susah membuatnya ? oooo Tentu saja Tidak ! karena sebenarnya membuat kecap itu sangat mudah sekali, selain itu aroma dan juga kebersihan kecap buatan sendiri tentunya lebih terjamin, apakah anda tertarik untuk mencobanya ? sebelum kita pelajari langkah demi langkah tentang Cara Membuat Kecap Asin dan Kecap Manis Sendiri Dari Bahan Kedelai hitam, mari kita saksikan salah satu video Tutorial tentang bagaimana cara mengolah kedelai hitam menjadi kecap buatan sendiri yang harum dan lezat, selamat menyimak !




SEKILAS INFO


http://goo.gl/ctFNpk

Mau Pempers Gratis Premium Care New Born isi 13 Gratis ? Tersedia 40 Ribu Paket Sample Gratis Isi 13 Pcs untuk Anda !


Good Luck!


Info Promo Berikutnya ---> KLIK DI SINI



Atau Di --> SINI



Video di atas adalah gambaran proses membuat kecap dalam skala industri, namun untuk skala rumah tangga anda juga dapat mencobanya, anda dapat membuatnya sendiri dirumah dengan beberapa bahan dan Resep Membuat Kecap yang banyak ditemukan di majalah maupun situs internet atau dengan memperaktekan resep berikut ini :

Bahan-bahan yang di butuhkan :
  • 1 kg kedelai hitam
  • 3 grm ragi tempe
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 4 cm lengkuas
  • 1 sdt pokak
  • 6 kg gula merah ( untuk Kecap manis ! )
  • 1 1/2 liter air untuk melarutkan gula merah
  • 800 gr garam ( Untuk Kecap Asin ! )
  Proses Membuat Kecap:
  1. Langkah pertama cuci terlebih dahulu kedelai hingga bersih kemudian rendam selama satu malam.
  2. Setelah direndam semalaman, rebus hingga kulit kedelai menjadi lunak, angkat dan tiriskan.
  3. Beri ragi tempe pada kedelai yang telah didinginkan, aduk hingga rata lalu diamkan pada suhu ruang selama 3-5 hari.
  4. Setelah kedelai yang disimpan tersebut ditumbuhi jamur dan berwarna putih merata, tambahkan larutan garam, kemudian masukkan ke dalam wadah dan biarkan selama 3-4 minggu dalam suhu ruang. (batas maksimal proses penggaraman adalah 2 bulan)
  5. Setelah proses penggaraman selesai, tuang air bersih lalu masak hingga mendidih. Angkat dan saring.
  6. Tambahkan hasil saringan tersebut dengan larutan gula merah dan bumbu, kecuali daun salam dan daun jeruk. Lalu giling hingga halus dan tercampur rata.
  7. Setelah semuanya tercampur rata, masak hasil saringan tersebut sambil diaduk kembali hingga rata. Angkat ketika air mendidih dan tidak berbuih lagi.
  8. Tiriskan adonan lalu saring menggunakan kain saring. Kecap buatan anda pun siap untuk di nikmati.
Yang perlu anda perhatikan dalam pembuatan kecap tersebut adalah memberikan ragi sesuai dengan banyaknya kedelai, agar tidak menyebabkan kegagalan jamur yang tumbuh saat proses fermentasi.


Cara lainnya :
Inilah Proses Pembuatan kecap
Komposisi Kedelai per 100 gram Bahan
KOMPONEN KADAR (%)
Protein 35-45
Lemak 18-32
Karbohidrat 12-30
Air 7
BAHANNYA :
   1. Kedelai (putih atau hitam) 1 kg
   2. Jamur tempe 3 gram
   3. atau daun usar 1 lembar
   4. Daun salam 2 lembar
   5. Sereh 1 batang pendek
   6. Daun jeruk 1 lembar
   7. Laos ¼ potong
   8. Pokak 1 sendok teh
   9. Gula merah 6 kg
  10. Air (untuk melarutkan gula merah) 1 ½ liter
  11. Garam dapur 800 gram untuk 4 liter air

ALAT - ALAT YANG DI PERLUKAN :

   1. Panci
   2. Tampah (nyiru)
   3. Kain saring
   4. Sendok pengaduk
   5. Botol yang sudah disterilkan

PROSES PEMBUATAN
  1. Cuci kedelai dan rendam dalam 3 liter air selama satu malam. Kemudian rebus sampai kulit kedelai menjadi lunak, lalu tiriskan di atas tampah dan dinginkan
  2. Beri jamur tempe pada kedelai yang didinginkan. Aduk hingga rata dan simpan pada suhu ruang (25 0 ~30°C) selama 3~5 hari;
  3. Setelah kedelai ditumbuhi jamur yang berwarna putih merata, tambahkan larutan garam. Tempatkan dalam suatu wadah dan biarkan selama 3-4 minggu pada suhu kamar (25 0 ~30°C). Batas maksimum proses penggaraman adalah dua bulan;
  4. Segera tuangkan air bersih, masak hingga mendidih lalu saring;
  5. Masukkan kembali hasil saringan, tambah gula dan bumbu-bumbu. Bumbu ini (kecuali daun salam, daun jeruk dan sereh) disangrai terlebih dahulu kemudian digiling halus dan campur hingga rata.
    Penambahan gula merah untuk:
             1. Kecap manis : tiap 1 liter hasil saringan membutuhkan 2 kg gula merah
             2. Kecap asin : tiap 1 liter hasil saringan membutuhkan 2 ½ ons gula merah
  6. Setelah semua bumbu dicampurkan ke dalam hasil saringan, masak sambil terus diaduk-aduk. Perebusan dihentikan apabila sudah mendidih dan tidak berbentuk buih lagi;
  7. Setelah adonan tersebut masak, saring dengan kain saring. Hasil saringan yang diperoleh merupakan kecap yang siap untuk dibitilkan.
    Catatan :
             1. Pemberian jamur harus sesuai jumlahnya dengan banyaknya kedelai, agar tidak menimbulkan kegagalan jamur yang tumbuh.
             2. Setelah direbus dan ditiriskan, kedelai harus didinginkan dengan sempurna.Bila tidak, jamur yang ditebarkan diatasnya akan mati.
             3. Bahan baku untuk pembuatan kecap, selain dari kacang kedelai dapat juga dari biji kecipir, dengan proses pembuatan yang sama.
image


Proses Pembuatan Kecap Untuk Skala Industri Rumah Tangga
  1. Mula-mula kedelai difermentasi  menjadi semacam tempe kedelai, kemudian “tempe” ini dikeringkan dan direndam di dalam larutan garam. Garam merupakan senyawa yang selektif terhadap pertumbuhan mikroba. Hanya mikroba tahan garam saja yang tumbuh pada rendaman kedelai tersebut. Mikroba yang tumbuh pada rendaman kedelai pada umumnya dari jenis khamir dan bakteri tahan garam, seperti Zygosaccharomyces (khamir) dan Lactobacillus (bakteri). Mikroba ini merombak protein menjadi asam-asam amino dan komponen rasa dan aroma, serta menghasilkan asam. Fermentasi tersebut terjadi jika kadar garam cukup tinggi, yaitu antara 15 sampai 20%.

  2. BAHAN
    1. Kedelai.
    2. Garam.
    3. Laru / ragi tempe
  3. PERALATAN

    1. Wadah perendam.
    2. Wadah fermentasi
    3. Wadah perebus.
    4. Tampah
    5. Kompor
    6. Kain penyaring
    7. Botol
    8. Alat penutup botol.
  4. CARA PEMBUATAN

    1. Pencucian dan perendaman. Kedelai dibersihkan dan dicuci sampai bersih. Kemudian kedelai direndam di dalam air bersih selama 12 jam. Setelah itu, kedelai dimasukkan ke dalam karung dan diinjak-injak sehingga biji terbelah dua. Pemecahan biji juga dapat dilakukan dengan menggunakan mesin penggiling tipe cakram. Biji kedelai yang telah terbelah ini kemudian dicuci sampai bersih.
    2. Perebusan. Kedelai direbus di dalam air mendidih selama 40-60 menit. Tiap kg kedelai memerlukan 2 liter air perebus. Setelah itu kedelai ditiriskan dan didinginkan. Air perebus tidak dibuang, tapi akan digunakan untuk pembuatan larutan garam.
    3. Fermentasi menjadi tempe. Kedelai ditaburi laru tempe (1 gram untuk 1 kg kedelai), dan diaduk-aduk sampai rata. Setelah itu kedelai dihamparkan di atas tampah setebal 2-3 cm dan ditutup dengan daun pisang. Tampah diletakkan di atas para-para yang terhindar dari serangga dan cahaya matahari langsung selama 4-5 hari sampai kapang cukup tebal menutupi tempe kedelai.
    4. Penjemuran tempe. Biji tempe dipisah-pisahkan dengan tangan, kemudian dijemur atau dikeringkan dengan alat pengering sampai biji tempe agak kering (kadar air dibawah 18%).
    5. Penyiapan larutan garam 20%. Untuk tiap 1 liter air bekas perebus ditambah dengan 2 liter air segar dan garam 600 gram. Campuran ini diaduk-aduk agar garam larut dengan sempurna.
    6. Fermentasi garam untuk kecap no. 1. Biji tempe kering dimasukkan ke dalam larutan garam. Tiap 1 kg butiran tempe kering membutuhkan 4 liter larutan garam. Perendaman di lakukan di dalam wadah perendam selama 10-15 minggu. Pada siang hari manakala langit tidak tertutup awan, atau tidak hujan, wadah dipindahkan ke udara terbuka, dan penutup wadah dibuka. Setelah fermentasi di dalam larutan garam selesai, saluran di bagian dasar wadah dibuka, dan cairan yang keluar ditampung. Cairan ini disebut sebagai kecap nomor 1.
    7. Fermentasi garam untuk kecap no. 2. Ampas yang tertinggal pada wadah perendam ditambah lagi dengan larutan garam 20% (tiap 1 kg butiran tempe ditambah dengan 3 liter larutan garam). Selanjutnya perendaman dilakukan selama 8-10 minggu dengan cara yang sama dengan cara pengolahan No. 6. Setelah fermentasi selesai, cairan dikeluarkan dan cairan ini disebut sebagai kecap nomor 2. Ampas direndam di dalam air bersih kemudian diperas atau dipress, dan dapat dijadikan bahan pakan ternak.
    8. Penyiapan bumbu kecap asin.
      1. Jahe dikupas, dicuci, kemudian digiling sampai hancur (tiap 1 liter cairan kecap membutuhkan 40 gram jahe).
      2. Lengkuas dicuci, kemudian digiling sampai hancur (tiap 1 liter cairan kecap membutuhkan 40 gram lengkuas), dan
      3. Kayu manis dipotong kecil-kecil (tiap liter cairan kecap membutuhkan 40 gram lengkuas), dan
      4. Kayu manis dipotong kecil-kecil (tiap liter cairan kecap membutuhkan 20 gram kayu manis). Gula merah dan bumbu tersebut dibungkus dengan 2 lapis kain, diikat dan diberi tali.
    9. Penyiapan bumbu kecap manis,
      1. Gula merah diiris-iris, dan digiling sampai halus (tiap liter kecap membutuhkan 500 gram gula merah),
      2. Jahe dikupas, dicuci, kemudian digiling sampai hancur (tiap 1 liter cairan kecap membutuhkan 40 gram jahe),
      3. Lengkuas dicuci, kemudian digiling sampai hancur (tiap 1 liter cairan keca membutuhkan 40 gram lengkuas), dan
      4. Kayu manis dipotong kecl-kecil (tiap liter cairan kecap membutuhkan 20 gram kayu manis). Gula merah dan bumbu tersebut dibungkus dengan 2 lapis kain, diikat dan diberi tali.
    10. Pembumbuan dan pemasakan kecap manis. Cairan kecap (yang nomor 1 atau nomor 2) ditambah dengan air (tiap liter cairan kecap ditambah dengan 1,5 liter air). Cairan direbus sampai mendidih. Setelah itu api dikecilkan sekadar menjaga agar cairan tetap mendidih. Bumbu kecap manis yang telah dibungkus di atas dicelupkan ke dalam cairan yang mendidih dan digoyang – goyangkan. Cairan diaduk terus menerus selama 2-3 jam sampai volume menjadi setengah dari semula. Sampai pemanasan selesai dilakukan, bumbu yang terbungkus kain kasa tadi tetap berada di dalam cairan yang sedang dimasak. Kecap yang dihasilkan adalah kecap manis. Ketika masih panas, kecap manis ini disaring dengan 2 lapis kain saring.
    11. Pembumbuan dan pemasakan kecap asin. Cairan kecap (yang nomor 1 atau nomor 2) ditambah dengan air (tiap liter cairan kecap ditambah dengan 1,5 liter air). Cairan direbus sampai mendidih. Setelah itu api dikecilkan sekadar menjaga agar cairan tetap mendidih. Bumbu kecap asin yang telah dibungkus di atas dicelupkan ke dalam cairan yang mendidih dan digoyang-goyangkan. Cairan diaduk terus menerus selama 2 –3 jam sampai volume menjadi setengah dari semula. Sampai pemanasan selesai dilakukan, bumbu yang terbungkus kain kasa tadi tetap berada di dalam cairan yang sedang dimasak. Kecap yang dihasilkan adalah kecap asin. Ketika masih panas, kecap asin ini disaring dengan 2 lapis kain saring.
    12. Pembotolan. Kecap yang telah dingin dikemas di dalam botol, kemudian ditutup rapat dan diberi label.
Membuat Kecap IkanCara pembuatan kecap ikan tidak selalu sama dengan kecap asin bahan kedelai,  Masing-masing mempunyai cara tersendiri tergantung selera, kebiasaan serta ketrampilan si pembuat.  Oleh karena itu kualitas produk yang dihasilkan juga berbeda-beda.  Selain secara fermentasi dengan penambahan garam, kecap ikan  dapat dibuat dengan cara hidrolisis enzimatis.  Penambahan enzim pada pembuatan kecap ikan  berfungsi untuk mempercepat hidrolisis protein.

Bahan dan Alat
Bahan :
Ikan, Enzim papain
Bumbu-bumbu :
Gula merah, Wijen, Laos, Pekak, Sereh, Ketumbar, Bawang putih, Kemiri, Daun salam
Alat-alat
Kompor, pisau, panci, blender, termometer, kain saring

Cara Pembuatan

1.    Daging ikan yang sudah dihancurkan sebanyak 50 g dimasukkan ke dalam wadah berisi 250 ml air
2.    Enzim dicampurkan dengan konsentrasi  0,6%
3.    Diinkubasi pada suhu 50˚C selama 32 jam
4.    Didiamkan selama 30 menit kemudian disaring dengan kain saring sehingga didapatkan hasil hidrolisa daging ikan yang siap dimasak
5.    Mencampur hasil hidrolisa daging ikan dengan bumbu yang sudah disangrai terlebih dahulu, dan memasaknya selama 15 menit.  Bumbu yan gditambahkan adalah gula merah, laos, sereh, bawang putih, daun salam, ketumbar, pekak, wijen, adas, dan kemiri.
6.    Setelah selesai pemasakan, kecap yang dihasilkan disaring.


Selamat Mencoba !

Artikel ini dirangkum Dari Berbagai Sumber


      Sebelum Anda Menutup Halaman Ini ada baiknya anda berbagi kasih dengan  membagikan Informasi bermanfaat ini kepada teman - teman yang lain dengan cara menekan Tombol Share Di bawah Postingan ini, agar semakin banyak orang yang di berkati lewat informasi yang anda bagikan.


07.37 | 0 komentar

Cara Membuat Es Cream Putar Tradisional Tanpa Mesin Pendingin

Siapa yang tak kenal kelezatan Es cream putar tradisional yang kelezatan tidak kalah dengan es cream buatan pabrik dengan merek terkenal, dan siapa yang sangka jika membuat es cream putar tradisional ini ternyata gampang banget, gak perlu mesin pendingin yang mahal, cukup dengan ember plastik, wadah alumunium, dan es batu dengan taburan sedikit garam maka anda sudah bisa menciptakan mesin pembuat es cream trandisional seperti yang anda lihat di gambar, lalu bagaimana cara membuatnya ? dan bagaimana cara meracik bahan - bahan dasar untuk membuat es creamnya ? serta bagaimana proses pembuatannya, mari kita pelajari bersama di kesempatan yang manis ini, sebelum anda mencoba mempelajarinya silahkan simak video tutorial pembuatan es cream putar tradisional berikut ini :






Jika Setelah anda menyaksikan tutorial video di atas dan anda merasa cara membuat ice cream dengan metode tradisional ini menurut anda sangat ribet, hmmm jangan khawatir, dengan perkembangan tehnologi semua yang ribet bisa jadi praktis, jika memang itu yang anda inginkan tak lupa kami juga merekomendasikan berbagaimacam alat - alat pembuat ice cream moderen dan semuanya bisa anda dapatkan informasinya baik harga maupun cara menggunakan alat - alat pembuat ice cream moderen tersebut silahkan  -- > KLIK DI SINI



Atau Di --> SINI



Jika anda tetap bertekad ingin mencoba Membuat Es Cream Putar Tradisional Tanpa Mesin Pendingin nah mari kita lanjutkan pembahasan kita di bawah ini :


SEKILAS INFO GRATISAN



http://goo.gl/ctFNpk

Mau Pempers Gratis Premium Care New Born isi 13 Gratis ? Tersedia 40 Ribu Paket Sample Gratis Isi 13 Pcs untuk Anda !


Good Luck!

Cek Info Promo Berikutnya ---> Di Sini



Es Cream putar merupakan salah satu es krim legendaris yang paling popular di Indonesia. Es krim yang satu ini juga biasa disebut es dung-dung karena biasanya penjual yang menjajakannya membunyikan suara dung-dung dengan gong kecil. seiring perkembangan jaman, kini berbagai rasa dan aroma Es krim putar yang berbahan dasar santan kelapa ini terus berkembang, biasanya disajikan dalam berbagai macam warna oleh penjualnya sehingga mempercantik tampilan es krim yang lezat ini. Namun ternyata banyak pedagang es puter “nakal” yang menjajakan jualannya dengan bahan - bahan berbahaya yang tidak layak untuk di konsumsi, Mereka menambahkan pewarna sintetis kedalam bahan pembuat es puter sehingga sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Tapi tenang, buat anda penggemar es puter sebaiknya anda pelajari cara membuatnya sendiri di rumah, selain lebih higienis, bahan - bahan dan citra rasanya pun bisa anda atur sendiri, nah berikut ini mari kita pelajari bersama cara membuatnya :

Cara Membuat Es Puter Tradisional Yang Lezat


Es puter memang sangat di gemari banyak orang baik dari anak-anak maupun remaja. Es puter juga banyak mengandung vitamin namun kali ini adalah resep es puter tradisional. Es puter ini juga bisa anda temukan di berbagai tempat yang ramai, biasanya di pinggiran mall atau juga bisa di kafe resto.
Nah anda juga perlu sesekali membuat resep yang satu ini karena es ini juga sangat enak dan segar kala kita sedang haus dan bisa juga sebagai bahan pengganti air mineral. Es ini rata-rata terbuat dari buah asli yang di jadikan hidangan es yang special. Berikut adalah Resep Cara Membuat Es Puter Tradisional Yang Lezat:
resep es puter tradisional enak

Resep Es Puter Tradisional Yang Lezat

Bahan-bahan pokok :
  • Essence/aneka buah kemudian diblender.
  • 200 gr atau 24 sdm maizena.
  • Pewarna makanan sesuai selera (secukupnya).
  • Garam secukupnya.
  • ±4 kg gula pasir.
  • 3-4 bungkus agar-agar.
  • 11-12 kuning telur.
  • 8 liter air matang.
  • 4 butir kelapa atau 4 kaleng susu kental manis putih.
Bahan dalam memutar es puter:
  • 3 kg garam kasar/krosok.
  • ¾ balok es.
Cara pembuatannya :
  1. Langkah awal kupas kelapa hingga bersih kemudian parut, dan kemudian peras dengan 8 liter air. Lalu bila Anda suka dengan susu cairkanlah 4 buah kaleng susu kental manis bersama 8 liter airnya.
  2. Selanjutnya rebus santan bersama agar-agar bubuk,kemudian gula pasir dan juga garam.
  3. Dan sebelum mendidih (15 menit sebelumnya) anda masukkan juga kuning telur yang telah dikocok dan juga tepung maizena yang telah di aduk dengan airnya.
  4. Nah setelah dirasa matang,kemudian matikan api dan kemudian lagi masukkan ekstrak buah atau bisa menggunakan essence secukupnya.
  5. Teknik Kerja memutar es puter :
  6. Oke sekarang tuangkan adonan yang telah disaring kedalam tabung dan adonan terlebih dahulu dalam keadaan dingin dengan kedinginan minimal suhu kamar atau ruangan, atau lebih baiknya lagi apabila disimpan di dalam lemari es/freeser.
  7. Dan letakkan tabung kedalam sebuah wadah besar (minimal 2x lebih besar tabung es krim).
  8. Selanjutnya diantara tabung dan wadah,anda bisa masukkan es batu dengan ukuran kecil-kecil, lalu usahakan jangan sampai ada rongga udara.
  9. Dan kemudian taburkan garam kasar/krosok kedalam es batunya.
  10. Langkah selanjutnya pemutaran es dapat dilakukan, dan sebaiknya tabung dan wadah dalam keadaan tertutup agar uap dingin tak terlalu banyak yang keluar.
  11. Dan terakhir bila es batu didalamnya telah banyak yang mencair, oke keluarkan sedikit demi sedikit, Lalu kemudian tambahkan es batu dan garam kembali.


Cara alternatif Membuat Es Cream Putar dung dung yang Lebih Praktis Jika Punya Lemari Es atau alat ice-cream maker.

Bahan-bahan Membuat Es Cream Putar dung dung yang lembut dan lezat alami :

  • 1 liter santan kental
  • ½ sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan (potong-potong)
  • 150 gram gula pasir
  • 1 sdm tepung maizena (larutkan dengan 3 sdm air)
  • 200 gram kelapa muda/kopyor (cincang halus)
cara membuat es puter
Pelengkap :
  • Potongan roti tawar
  • Tape Ketan
  • Potongan buah Alpukat

Begini Cara Membuat Es Putar Lezat dan Alami

  1. Masak santan bersama dengan garam, daun pandan dan gula pasir hingga matang. Jangan lupa sesekali aduk santan supaya santan tidak pecah.
  2. Campurkan maizena yang telah dicampur air tadi kedalam santan. Aduk hingga merata, setelah itu angkat dan dinginkan.
  3. Buang daun pandan yang terdapat pada santan, lalu tambahkan kelapa muda atau kopyor kedalam santan yang telah dimasak tadi. Aduk hingga merata.
  4. Masukan bahan es puter tersebut ke dalam container di freezer. Diamkan hingga santan membeku, kurang lebih 5 jam.
  5. Setelah itu ambil dan haluskan dengan mixer atau keruk dengan centong sampai hancur.
  6. Simpan lagi es kedalam freezer sampai beku.
  7. Ulangi langkah no. 5 dan 6 beberapa kali hingga es puter menjadi butiran halus.
  8. Jika sudah halus, Es puter siap disajikan dan jangan lupa tambahkan pelengkap untuk menambah sensasi rasa es puter buatan Anda
  9. Jika anda memiliki alat ice-cream maker maka anda tidak perlu melakukan langkah no 4 sampai no 7. Setelah melakukan langkah no. 3 tinggal masukan bahan es puter ke dalam ice-cream maker, lalu proses sesuai petunjuknya. Setelah itu bisa langsung disajikan. 

Aneka Rasa Ice Cream yang Unik

Icream Putar Rasa Pisang
Photo


Bahan-bahan

    3 pisang ambon ukuran sedang
    1 sendok cocoa bubuk

Langkah Pembuatannya

    Pisang buang  kulitnya lalu bekukan. Setelah beku, potong kecil seruas jari.
    Masukkan ke food prossecor, lalu masukkan bubuk coklat nya. Haluskan sampe agak kasar lalu bisa  
    Langsung disajikan
   

Jika ingin mendapatkan testur yang lemubt , masukan saja ke kulkas kurang lebih 2 Jam


Untuk Topping nya kalau bisa yang asam seperti buah strowbery atau bluebery ditambah butiran kasar dark chocolate atau almond slice.


Icream Putar Rasa Buah Naga dan Green Tea

Photo


Bahan-bahan

    200 gram whipcream bubuk ice cream
    500 ml susu UHT plain setengah beku
    1 kaleng susu kental manis,  bisa pakai frisian flag gold
    1 buah buah naga merah, cincang halus
    2 sdm bubuk greentea, campur dg 3sdm air panas hingga didapat pasta greentea
    1/2 buah perasan lemon



Langkah – langkah pembuatan

    Resep dasar:

    1.Campur whipcream bubuk dengan uht setengah beku
    2. Mixer kecepatan tinggi sampai kaku
    3. Masukkan susu kental manis sedikit" sambil terus dimixer
    4. Adonan siap dimodifikasi
   

Eskrim buah naga:

Setengah adonan dasar dicampur cincangan buah naga dan perasan lemon, mixer dengan kecepatan tinggi sampai tercampur rata lalu bekukan di frezer.


Eskrim greentea:
Setengah adonan dimixer dengan bahan pasta greentea, lalu bekukan di frezer.



Icream Putar Rasa Ubi Ungu

Photo


Bahan-bahan

    150 gram Whipe cream
    75 ml Susu cair uht
    6 sdm Susu kental manis
    200 gram Ubi ungu yang sudah di kukus - lumatkan



Langkah - Langkah Membuatnya :

 Mixer whipecrem , susu cair sampai mengembang.. Lalu campurkan skm kemudian masukan ubi ungu aduk sampai rata. Masukkan ke dalam frizer selam 4 jam atau sampai benar – benar beku. Ice cream ubi ungu siap di nikmati.


Icream Putar Rasa Jamu

Photo


Bahan-bahan

    1/2 kaleng SKM putih
    2 kaleng UHT full cream (kaleng takar pakai kaleng susu kental manisnya yaa..)
    4 sdm gula pasir (atau sesuai selera)
    1/2 sdt garam
    2 sdm maizena
    1 sdt vanilla ekstrak
    1 sdt SP/ovalet/TBM
    2 sachet Tolak Angin cair
    bubuk palm sugar untuk toping taburan


Langkah – langkah membuatnya

    Campurkan susu kental manis (SKM), susu cair UHT, gula, garam dan maizena. Aduk rata, dan masak di atas api kecil. Aduk terus hingga meletup-letup. Matikan api, biarkan adonan mencapai suhu ruang. Setelah tidak panas, masukkan adonan ke dalam freezer sampai beku.

Tim SP/TBM/ovalet sesaat sebelum pengocokan adonan. Ngetimnya cukup dipanaskan di dalam magic com saja

Adonan yang telah mengeras keruk-keruk dengan menggunakan garpu, agar meringankan kerja mixer saat pengocokan.


Masukkan SP/TBM/ovalet yg sudah di tim ke dalam adonan, tambahkan vanilla ekstrak. Kocok dengan mixer hingga mengembang 3x lipat, atau hingga adonan menjadi halus dan ringan.


Masukkan Tolak Angin cair, aduk hingga rata. Pindahkan adonan ke dalam wadah kedap udara, masukkan ke dalam freezer hingga beku.


Hidangkan dengan taburan palm sugar, atau sesuai selera anda.

Artikel ini dirangkum Dari Berbagai Sumber


      Sebelum Anda Menutup Halaman Ini ada baiknya anda berbagi kasih dengan  membagikan Informasi bermanfaat ini kepada teman - teman yang lain dengan cara menekan Tombol Share Di bawah Postingan ini, agar semakin banyak orang yang di berkati lewat informasi yang anda bagikan.

01.04 | 1 komentar

Cara Belajar Seni Decoupage Dengan Mudah dan Cepat

Mempercantik benda - benda di sekitar anda sangatlah menarik dan bahkan bisa menjadi sumber rejeki bagi anda, salah satunya yang cukup populer dan tentunya dapat kita pelajari dengan mudah adalah seni menghias benda Decoupage, di luar negeri decoupage merupakan salah satu seni craft atau seni kerajinan tangan yang cukup populer, Decoupage adalah seni menghias benda/media dengan cara menempelkan kertas atau kain pada permukaan benda itu, untuk menempelkannya dibutuhkan lem khusus decoupage, yg paling terkenal merk Mod Podge,  Tapi lem ini sangat mahal dan belum diproduksi di Indonesia. Karena itulah orang-orang mulai mencari alternatif penggantinya dengan cara membuat sendiri lem untuk decoupage. Benda /media yg bisa di decoupage cukup beragam : piring, gelas, kaleng, perabot dari kayu dll. Jika menggunakan kertas tissue untuk menghiasnya disebut kerajinan servitten. sebelum kita mengenal dan memperlajari seni Decoupage yang cukup unik ini, ada baiknya anda saksikan salah satu Video tutorial  tentang bagaimana memperlajari seni decoupage dengan mudah, selamat menyimak :






Berbagai macam jenis dan Bahan - bahan untuk seni Decoupage mulai dari bahan - bahan dasar dan motif - motifnya bisa anda simak daftarnya secara online, Silahkan anda --->  KLIK DI SINI


Atau Di --> SINI



Jika di uraikan secara garis besarnya Cara pengerjaan decoupage kurang lebih seperti ini : bersihkan media yang ingin dihias dengan cara decoupage. Kalo medianya terasa licin bisa diamplas dulu supaya lemnya dapat menempel dengan baik, kemudian baru oleskan lemnya ke seluruh permukaan media dengan menggunakan kuas. Selanjutnya tempelkan kain atau kertas yang sudah dipilih ke atas media sambil digosok-gosok, ditekan-tekan, atau ditarik-tarik sedikit agar tidak kusut, bergelombang/bergelembung atau terlipat khusus untuk kertas pengerjaannya harus lebih hati-hati karena mudah robek.  Setelah itu oleskan lagi lem decoupage ke seluruh permukaan kain/kertas untuk menciptakan coating. Kalau terlihat ada gelembung udara coba hilangkan dengan cara digosok-gosok memakai roll untuk mengecat . Tunggu 15 menit, oleskan lagi lem decoupage ke seluruh permukaan untuk menciptakan coating ke dua. Tunggu lagi 15 menit dan lanjut bikin coating ke 3. Setelah itu tinggal menunggu sampai permukaan media benar-benar kering dan siap dipakai.

Contoh - Contoh Karya Seni Decopage









Cara membuat larutan sederhana alternatif pengganti lem decoupage   :

8 ons/bagian lem putih/(untuk kayu) yg larut air
4 ons/bagian air (banyaknya air setengah bagian dari banyak lem))
Wadah kering yang mempunyai tutup ukuran 15 ons/kira2 cukup untuk mengaduk kedua bahan diatas

Tuang lem ke dalam wadah, tambahkan air,  tutup rapat, dan kocok dengan baik.
Untuk membuatnya menkilat tambahkan 2 sendok makan pernis berbasis air atau untuk membuat kilauan tambahkan glitter super halus.


Berikut ini Langkah - langkah cara menghias kaleng dengan seni Decoupage








 
















Bagaimana Belajar Seni Decoupage


Bahan Decoupage
Nah,, sekarang ini banyak toko online yang menjual acid-free decoupage paper, serta acrylic paint dengan warna yang sangat shabby chic. Semuanya produksi lokal oleh Kay&MeStories. Untuk yang domisili Bandung bisa memesan melalui BagusBagusWrapping. Toko online yang berbasis di Bandung ini memiliki koleksi lengkap dari Kay&Me. Tidak hanya kertas dan catnya, tersedia pula bahan2 kayu (seperti rak, box, mini cabinet, atau jam) untuk digunakan sebagai objek yang akan diberikan decoupage.
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk melakukan decoupage adalah sebagai berikut:

- lem decoupage (yang terkenal sih merek mod podge, tapi sekarang ada versi lokalnya yang lebih bersahabat)
- cat akrilik
- decoupage paper (atau potongan kertas lain yang desainnya kamu sukai, potongan kertas dari majalah misalnya. Keep in mind, semakin tebal kertas, semakin banyak varnish yg harus digunakan agar gambar terlihat menyatu pada objek)
- Cat Varnish (glossy atau doff sesuai selera)
- Cat Primer (Opsional)
- Paint Brush (ini tergantung selera juga bisa dipilih apakah mau menggunajan roller brush, foam brush, atau kuas lukis biasa. Pilihlah alat yang akan memberikan coverage paling baik untuk setiap medium)
- Objek utama (tidak ada batasan barang apa yang dapat di-decoupage, tetapi untuk pemula sebaiknya memilih barang yang tidak banyak lekuk dan rigid dulu seperti kotak tissue, nampan, casing HP, dll. Kalau sudah ahli bisa merambah furniture, sepatu, dan barang-barang lain yang ingin di uplift.
- shrink wrap (opsional, fungsinya untuk meluruskan dan menghilangkan gelembung yang mungkin terperangkap saat kita menempel kertas pada objek. Shrink wrap memastikan tempelan, menempel sesuai dengan lekukan objek.

Cara melakukan decoupage sangat mudah.
Pertama lapisi objek dengan cat primer, kemudian lapisi dengan cat akrilik warna kesukaan mu. Biarkan hingga kering.
Kedua, mulai menempel decoupage paper satu persatu dengan menggunakan lem decoupage. Gosokkan shrink wrap di atas kertas yang telah ditmpel untuk memastikan kertas tertempel dengan rata dan baik
Ketiga, pelan-pelan, oleskan kembali lem decoupage di atas permukaan kertas. Hati2 kertasnya jangan sampai menempel pada kuas dan robek. Biarkan hingga kering
Keempat, beri lapisan varnish. Tunggu hingga kering. Berikan lagi beberapa layer lapisan varnish, sehingga memberikan efek yang diinginkan.
Decoupage yang diterapkan pada kartu ucapan biasanya 3-D decoupage. Dalam teknik ini salinan identik dari gambar yang sama diletakkan di atas satu sama lain, dimulai dengan seluruh gambar, kemudian membangun menggunakan bagian dari gambar yang di ulangi. Sebagai contoh, untuk decoupage tongkat mawar pertama \ seluru naik ke permukaan kartu ucapan. Berikutnya, memotong kelopak individu dari salinan gambar dan tongkat ini langsung di atas seluruh gambar-naik, memisahkan lapisan masing-masing dengan bantalan busa atau lem silikon. Di kartu ucapan tidak perlu untuk menutup gambar decoupage, Cloisonne di decoupage adalah teknik yang meniru proses memisahkan enamel dengan kawat tipis, menciptakan efek yang sama dengan jendela kaca. Untuk membuat efek cloisonne, pertama memotong gambar Anda, kemudian lem gambar ke kertas, logam mengkilap. Anda bisa menggunakan aluminium foil atau kertas pembungkus logam. Potong sekitarnya gambar lagi, meninggalkan perbatasan sempit 1 sampai 2 mm dari kertas metalik menunjukkan sekitar tepi. Lem ini ke permukaan Anda seperti biasa. Seal gambar setelah lem telah kering baik menggunakan cahaya, pernis transparan atau lem decoupage.
Penerangan. Biasanya decoupage dibuat menggunakan lem khusus decoupage. Tapi karena harganya cukup mahal, NadCraft ganti lem tersebut dengan lem putih/lem kayu.

Bahan2 yang diperlukan:

bahan


1. Kaleng bekas (bisa juga toples selai ataupun sesuatu dari bahan kayu)
2. Lem Putih / Lem Kayu (NadCraft pake merk Fox)
3. Cat Pylox warna putih
4. cat pylox clear
5. kain katun atau kertas kado (NadCrat menggunakan kain katun)
Selanjutnya kamu ikuti langkah2 di digambar2 berikut ini:
1. Cat permukaan kaleng dengan pylox berwarna putih. Lalu keringkan di bawah sinar matahari, atau bisa juga dengan menggunakan hair dryer

NadCarft Decoupage 01

2. Ukur tinggi dan lingkaran kaleng. Ukuran lingkaran ditambahkan 2 cm.
Ukur juga diameter tutup kaleng yang akan ditutup dengan kain

NadCarft Decoupage 02


3. Potong kain sesuai ukuran pada nomor 2

NadCarft Decoupage 03b
NadCarft Decoupage 03a

4. Oleskan permukaan kaleng dengan lem putih. Jika ada gumpalan lem, rataksn dengan jari
NadCarft Decoupage 04

5. Tutup permukaan kaleng dengan kain dengan rapi. Jaga agar tidak ada gelembung.
Setelah itu oleskan lem putih ke permukaan kain. Ratakan dengan jari atau kuas.
Keringkan di bawah sinar matahari, atau bisa menggunakan hair dryer.
Setelah kering, ulangi sampai 2-3 lapis.

05

6. Lakukan hal yang sama dengan keterangan nomor 5, pada tutup kaleng
NadCarft Decoupage 06

7. Agar hasil mengkilat, Setelah kering, semprotkan cat pylox clear sebagai pernis atau lacquer.
Keringkan di bawah sinar matahari, atau menggunakan hair dryer

NadCarft Decoupage 07


ini adalah contoh hasil decoupage dengan katun

selesai


Selamat Mencoba !


Artikel ini dirangkum Dari Berbagai Sumber


      Sebelum Anda Menutup Halaman Ini ada baiknya anda berbagi kasih dengan  membagikan Informasi bermanfaat ini kepada teman - teman yang lain dengan cara menekan Tombol Share Di bawah Postingan ini, agar semakin banyak orang yang di berkati lewat informasi yang anda bagikan.



SEKILAS INFO PROMO GRATISAN


http://goo.gl/ctFNpk

Mau Pempers Gratis Premium Care New Born isi 13 Gratis ?  Tersedia 40 Ribu Paket Sample Gratis Isi 13 Pcs untuk Anda !


Good Luck!

Cek Info Promo Berikutnya Di --> Sini





http://ho.lazada.co.id/SH4FaE

* Solusi Belanja Murah Hemat Uang Belanja !!! Silahkan Klik Bannernya dan Dapatkan Diskonnya.





06.12 | 9 komentar

Cara Ampuh Membasmi Rayap Yang Mengerogoti Rumah Anda

Rayap adalah binatang yang paling rakus di dunia, bayangkan saja rumah yang baru saja anda bangun setahun yang lalu, tiba - tiba ketika anda periksa hampir separuh rumah anda habis di gerogoti makhluk kecil yang rakus ini, bahkan pohon besar yang berdiri kokoh pun bisa roboh ketika di serang orang pasukan rayap ini. lalu bagaimana cara memerangi dan membasmi Rayap - rayap rakus itu sehingga lenyap dari sekitar lingkungan tempat tinggal anda ? sebelum kita ambil langkah untuk membasminya ada baiknya anda mengenali karateristik dan seluk beluk kehidpuan rayap, sehingga rayap - rayap tersebut dapat di giring ketempat lain yang lebih aman tanpa harus merusak lingkungan di sekitar anda.  Sebelum kita membahasnya lebih jauh, ada baiknya anda saksikan salah satu video tutorial tentang cara mengatasi masalah rayap tanah di rumah anda, selamat menyimak :





SEKILAS INFO


http://goo.gl/ctFNpk

Mau Pempers Gratis Premium Care New Born isi 13 Gratis ?  Tersedia 40 Ribu Paket Sample Gratis Isi 13 Pcs untuk Anda !


Good Luck!

Cek Info Promo Berikutnya Di Sini



Atau Di --> SINI



Sebelum membasmi rayap - rayap nakal itu, mak perlu kita Ketahui mengenai sifat dan perilaku rayap tersebut karena sifat dan perilaku rayap perlu kita ketahui karena hal ini terkait efektifitas pengendalian hama rayap apabila kita temui di rumah atau lingkungan sekitar kita. Sifat dan perilaku rayap tersebut antara lain :

A. Tropallaxis
Adalah transfer material (makanan, senyawa kimia dan protozoa) dalam satu koloni.
  • 1. Proctodeal adalah transfer material melalui anus.
  • 2. Stomadeal  adalah transfer material melalui mulut.
B.  Foraging
Adalah perilaku rayap yang suka mengembara mencari makan secara kontinyu dan dilakukan secara acak.

C. Cryptobiotik
Adalah sifat rayap yang peka terhadap cahaya, suka pada tempat yang gelap dan terlindung dari cahaya dan sinar matahari.

Dari sifat dan perilaku tersebut  kita bisa melihat tanda-tanda aktifitas rayap khususnya rayap tanah yang berada di lingkungan rumah kita sebagai berikut:
  • 1. Ditemukan adanya liang kembara (tunnel) atau lubang kecil pada permukaan kayu.
  • 2. Terdapat kerusakan pada kayu.
  • 3. Ditemukan adanya laron (hidup/bangkai).
  • 4. Adanya tumpukan pellet (Drywood termite).
  • 5. Adanya tumpukan serpihan kayu bekas gerekan (carpenter ants).
Di seluruh dunia jenis-jenis rayap yang telah dikenal (dideskripsikan dan diberi nama) ada sekitar 2000 spesies (dari padanya sekitar 120 spesies merupakan hama), sedangkan di negara kita dari kurang lebih 200 spesies yang dikenal baru sekitar 20 spesies yang diketahui berperan sebagai hama perusak kayu serta hama hutan/pertanian.

Apa yang dikemukakan selanjutnya, belum menggambarkan keseluruhan peri kehidupan dan perilaku rayap, karena untuk menulisnya secara memadai mungkin diperlukan dua jilid buku yang tebalnya masing-masing sekitar 600 halaman, sebagaimana suntingan Krishna dan Weesner. Perilaku rayap sebagai serangga sosial saja jika akan dijelaskan secara menyeluruh memerlukan pembahasan yang panjang lebar dari berbagai segi seperti perilaku makan, membuat sarang dan liang kembara, penyerangan, komunikasi, peran feromon dalam perkembangan (ontogenesis) dan aspek-aspek perilaku lainnya yang dalam banyak hal agak berbeda dari serangga-serangga sosial lainnya. Derajat kemiripan dalam bentuk dan perilaku di antara jenis-jenis rayap juga menimbulkan banyak masalah dalam taksonomi rayap. Keadaan ini menyebabkan beberapa kasus penamaan ganda, karena tak jarang terjadi sejenis rayap yang telah didekripsi seorang pengarang  ternyata spesies yang persangkutan telah diberi nama sebelumnya oleh pengarang lain. Dalam banyak hal, para pengarang/pakar taksonomi mengandalkan pada ukuran badan yang ternyata manfaatnya sangat terbatas, demikian pula jumlah ruas antena (misalnya: Cryptotermes javanicus
 Kemner, C. buiterzorgi Kalshoven dan C. cynocephalus Light ).  Oleh karenanya maka bahasan hanya mencakup garis-garis besarnya saja. Untuk mengetahui lebih banyak dan lebih luas pembaca memerlukan kepustakaan yang dirujuk dalam tulisan ini.

Pengenalan: semut  vs. rayap


Dapat dikatakan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia mengenal jenis-jenis serangga yang umum kita sebut rayap. Sebutan lain yang juga umum adalah semut putih. Di Sumatera digunakan istilah anai-anai di Jawa rangas, sedangkan beberapa jenis rayap di daerah Jawa Barat disebut rinyuh, sumpiyuh. Bergantung jenisnya, panjang tubuh rayap berkisar di antara 4 - 11 mm, dan umumnya individu-individu rayap yang tak bersayap berwarna keputih-putihan. Dari sini muncul nama “semut putih”.
Di antara jenis-jenis rayap banyak yang mirip satu sama lain sehingga bagi mereka yang belum terlatih, agak sulit membedakannya, kecuali beberapa jenis yang umum seperti rayap kayu kering (Cryptotermes) yang menghuni dan makan kayu kering, dan rayap subteran (seperti Macrotermes) yang sarang koloninya umumnya terdapat dalam tanah lembab, dengan ukuran tubuh relatif besar.

Penampilan rayap memang mirip semut. Tetapi perbedaannya cukup banyak, bahkan semut merupakan salah satu musuh utama dari rayap. Dari segi


sistematika/filogenetika semut mendekati golongan lebah, sehingga kedua serangga ini dicakup dalam Ordo Hymenoptera
 (bersayap selaput).
 
 
Jika kita mengamati seekor semut atau seekor lebah, secara morfologik tampak batas yang jelas antara bagian "dada" (toraks) dan "perut" (abdomen), bahkan pada beberapa jenis lebah batas ini demikian mencolok sehingga menggenting (dengan pinggang yang sangat kecil). Pada jenis-jenis rayap, batas antara toraks dan abdomen kurang jelas, atau secara awam kita katakan "rayap tidak memiliki pinggang yang ramping". Individu bersayap yang lazim disebut laron (atau sulung, alata, alates
), memiliki sepasang sayap yang dalam keadaan diam cara melipatnya memanjang lurus ke belakang, seperti halnya jenis-jenis belalang dan lipas  berbeda dengan Hymenoptera yang terlipat dalam beberapa simpul, sebelum memanjang ke belakang. Bedasarkan tekstur dan struktur sayap maka rayap digolongkan dalam satu ordo tersendiri yaitu Isoptera (bersayap sama).
Dari perilaku hidupnya, perbedaan utama antara rayap dengan semut adalah, semut mencari makan lebih "terbuka", sedangkan rayap selalu "tertutup", menutup jalur-jalur kembaranya dengan bahan-bahan tanah. Perkembangan hidup rayap adalah melalui metamorfosa hemimetabola , yaitu secara bertahap, yang secara teori melalui stadium (tahap pertum­buhan) telur, nimfa dan dewasa. Walaupun stadium dewasa pada serangga umumnya terdiri atas individu-individu bersayap (laron), karena sifat polimorfismenya maka di samping bentuk laron yang bersayap, stadium dewasa rayap mencakup juga kasta pekerja yang bentuknya seperti nimfa yang berwarna keputih-putihan, dan kasta prajurit yang berbentuk khusus dan berwarna lebih kecoklatan. Sedangkan pada semut perkembangannya adalah holometabola, yaitu melalui tahap-tahap pertumbuhan telur, larva, nimfa dan dewasa (alates dan pekerja yang tak bersayap).
Perbedaan lain antara rayap dan semut masih sangat banyak tapi kita tidak akan membahasnya di sini. Yang pasti, tidak seperti rayap yang memerlukan kayu (selulosa ) sebagai makanan pokok, semut makanan pokoknya bukan kayu, tetapi macam-macam, dari serat sampai gula.

Sebaran dan makanan
 

Rayap pada dasarnya adalah serangga daerah tropika dan subtropika. Namun sebarannya kini cenderung meluas ke daerah sedang (temperate ) dengan batas-batas 50o LU dan LS. Di daerah tropika rayap ditemukan mulai dari pantai sampai ketinggian 3000 m di atas permukaan laut. Makanan utamanya adalah kayu atau bahan yang terutama terdiri atas selulosa. Dari perilaku makan yang demikian kita menarik kesimpulan bahwa rayap termasuk golongan makhluk hidup perombak bahan mati yang sebenarnya sangat bermanfaat bagi kelangsungan kehidupan dalam ekosistem kita. Mereka merupakan konsumen primer dalam rantai makanan yang berperan dalam kelangsungan siklus beberapa unsur penting seperti karbon dan nitrogen. Tapi masalahnya adalah manusia juga merupakan konsumen primer yang memerlukan hasil-hasil tanaman bukan saja untuk makanannya tetapi juga untuk membuat rumah dan bangunan-bangunan lain yang diperlukannya. Di sinilah letak permasalahannya, sehingga manusia bersaing dengan rayap. Semula agak mengherankan para pakar bahwa rayap mampu makan (menyerap) selulosa karena manusia sendiri tidak mampu mencernakan selulosa (bagian berkayu dari sayuran yang kita makan, akan dikeluarkan lagi !), sedangkan rayap mampu melumatkan dan menyerapnya sehingga sebagian besar ekskremen hanya tinggal lignin saja. Keadaan menjadi jelas setelah ditemukan berbagai protozoa flagellata  dalam usus bagian belakang dari berbagai jenis rayap (terutama rayap tingkat rendah: Mastotermitidae, Kalotermitidae dan Rhinotermitidae), yang ternyata berperan sebagi simbion untuk melumatkan selulosa sehingga rayap mampu mencernakan dan menyerap selulosa. Bagi yang tak memiliki protozoa seperti famili Termitidae, bukan protozoa  yang berperan tetapi bakteria -- dan bahkan pada beberapa jenis rayap seperti Macrotermes , Odontotermes dan Microtermes memerlukan bantuan jamur perombak kayu yang dipelihara di "kebun jamur" dalam sarangnya.
        Perilaku Makan Sang Rayap
Semua rayap makan kayu dan bahan berselulosa, tetapi perilaku makan (feeding behavior ) jenis-jenis rayap bermacam-macam. Hampir semua jenis kayu potensial untuk dimakan rayap.  Memang ada yang relatif awet seperti bagian teras dari kayu jati tetapi kayu jati kini semakin langka. Untuk mencapai kayu bahan bangunan yang terpasang rayap dapat "keluar" dari sarangnya melalui terowongan-terowongan atau liang-liang kembara yang dibuatnya. Bagi rayap subteran (bersarang dalam tanah tetapi dapat mencari makan sampai jauh di atas tanah), keadaan lembab mutlak diperlukan. Hal ini menerangkan mengapa kadang-kadang dalam satu malam saja rayap Macrotermes  dan Odontoterme s telah mampu menginvasi lemari buku di rumah atau di kantor jika fondasi bangunan tidak dilindungi. Sebaliknya, rayap kayu kering (Cryptotermes) tidak memerlukan air (lembab) dan tidak berhubungan dengan tanah. Juga tidak membentuk terowongan-terowongan panjang untuk menyerang obyeknya. Mereka bersarang dalam kayu, makan kayu dan jika perlu menghabiskannya sehingga hanya lapisan luar kayu yang tersisa, dan jika di tekan dengan jari serupa menekan kotak kertas saja.  Ada pula rayap yang makan kayu yang masih hidup dan bersarang di dahan atau batang pohon, seperti
Neotermes tectonae yang menimbulkan kerusakan (pembengkakan atau gembol) yang dapat menyebabkan kematian pohon jati. Penggolongan menurut habitat atau perilaku bersarang.
Berdasarkan lokasi sarang utama atau tempat tinggalnya, rayap perusak kayu dapat digolongkan dalam tipe-tipe berikut :

1.      Rayap pohon, yaitu jenis-jenis rayap yang menyerang pohon yang masih hidup, bersarang dalam pohon dan tak berhubungan dengan tanah. Contoh yang khas dari rayap ini adalah Neotermes tectonae (famili Kalotermitidae),  hama pohon jati.
2.    Rayap kayu lembab, menyerang kayu mati dan lembab, bersarang dalam kayu, tak berhubungan dengan tanah. Contoh : Jenis-jenis rayap dari genus Glyptotermes  (Glyptotermes spp., famili Kalotermitidae).
3.    Rayap kayu kering, seperti Cryptotermes spp. (famili Kalo­termitidae), hidup dalam kayu mati yang telah kering. Hama ini umum terdapat di rumah-rumah dan perabot-perabot seperti meja, kursi dsb. Tanda serangannya adalah terdapatnya butir-butir ekskremen kecil berwarna kecoklatan yang sering berjatuhan di lantai atau di sekitar kayu yang diserang. Rayap ini juga tidak berhubungan dengan tanah, karena habitatnya kering.
4.    Rayap subteran, yang umumnya hidup di dalam tanah yang mengandung banyak bahan kayu yang telah mati atau membusuk, tunggak pohon baik yang telah mati maupun masih hidup. Di Indonesia rayap subteran yang paling banyak merusak adalah jenis-jenis dari famili Rhinotermitidae. Terutama dari genus Coptoterme s (Coptotermes spp.) dan Schedorhinotermes. Perilaku rayap ini mirip rayap tanah seperti Macr­otermes namun perbedaan utama adalah kemampuan Coptotermes untuk bersarang di dalam kayu yang diserangnya, walaupun tidak ada hubungan dengan tanah, asal saja sarang tersebut sekali-sekali memperoleh lembab, misalnya tetesan air hujan dari atap bangunan yang bocor. Coptotermes pernah diamati menyerang bagian-bagian kayu dari kapal minyak yang melayani pelayaran Palembang-Jakarta. Coptotermes curvignathus Holmgren sering kali diamati menyerang pohon Pinus merkusii dan banyak meyebabkan kerugian pada bangunan.
5.    Rayap tanah. Jenis-jenis rayap tanah di Indonesia adalah dari famili Termitidae. Mereka bersarang dalam tanah terutama dekat pada bahan organik yang mengandung selulosa seperti kayu, serasah dan humus. Contoh-contoh Termitidae yang paling umum menyerang bangunan adalah Macrotermes spp. (terutama M. gilvus) Odontotermes spp. dan Microtermes spp. Jenis-jenis rayap ini sangat ganas, dapat menyerang obyek-obyek berjarak sampai 200 meter dari sarangnya. Untuk mencapai kayu sasarannya mereka bahkan dapat menembus tembok yang tebalnya beberapa cm, dengan bantuan enzim yang dikeluarkan dari mulutnya. Macrotermes dan Odontotermes merupakan rayap subteran yang sangat umum menyerang bangunan di Jakarta dan sekitarnya.
        Taksonomi Atau Penggolongan Rayap 
Taksonomi atau penggolongan jenis-jenis rayap merupakan salah satu misteri dunia insekta karena tingginya tingkat kemiripan antar jenis rayap dalam masing-masing famili. Kiranya kita tak perlu sangat memusingkan jenis-jenis (spesies) rayap ini. Hal yang penting adalah dapat mengenal tipe-tipe seperti telah disebut di muka. Pada umumnya rayap yang terdapat dalam satu kategori memiliki kemiripan dalam hampir semua segi perilakunya, sehingga metoda pengendalianyapun dapat disamakan.
Dapat dikatakan bahwa terdapat tiga famili rayap perusak kayu (yang dianggap sebagai hama), yaitu famili Kalotermitidae, Rhinotermitidae dan Termitidae. Kalotermitidae diwakili oleh Neotermes tectonae (hama pohon jati) dan Cryptotermes spp. (rayap kayu kering); Rhinotermitidae oleh Coptotermes spp dan Schedorhinotermes, sedangkan Termitidae oleh Macrotermes spp., Odontotermes spp. dan Microtermes spp.). Masih banyak jenis-jenis rayap yang juga penting tetapi agak jarang dijumpai menyerang bangunan. Misalnya jenis-jenis Nasutitermes (famili Termitidae), yang pada dahi prajuritnya terdapat "tusuk" (seperti hidung: nasus, nasute), dan mampu melumpuhkan lawannya bukan dengan menusuknya tetapi meyemprotkan cairan pelumpuh berwarna putih, melalui saluran dalam "tusuk"nya.
 
 
 
 
 
 
 
 
   

 
 
 
 
 
 
 

 

        Koloni rayap -- masyarakat kriptobiotik
Jika kita menilik kehidupan rayap, kita tak akan menjumpai seekor rayap yang mengembara sendirian seperti halnya kupu-kupu yang terbang solo  atau kumbang yang makan sendirian (soliter). Sebagai serangga sosial rayap hidup dalam masyarakat  yang disebut koloni. Jika kita hendak menguji   keampuhan obat (insektida) terhadap beberapa ekor ayap dari kasta yang sama (misalnya kasta pekerja) yang dipisahkan dari koloninya, maka hasilnya akan sia-sia. Karena tanpa diberi racunpun mereka akan mati. Mengeluarkan individu rayap dari koloninya, sama saja dengan membunuhnya. Mereka hanya bisa hidup jika (dan hanya jika) mereka berada dalam masyarakatnya (koloninya). Mengapa demikian ? Karena di dalam koloninya terdapat bahan-bahan dan proses-proses yang dapat menjamin kelanjutan hidupnya. Ibarat seorang penderita penyakit yang seumur hidupnya mutlak memerlukan sejenis obat yang selalu ditelannya pada saat-saat tertentu, dan jika diumpamakan bahwa obat itu tak dapat dibawanya ke mana-mana, hanya dapat disimpan di rumahnya, berarti ia tak dapat meninggalkan rumahnya. Ia dapat hidup normal jika rumahnya ia perpanjang dengan menambah lorong-lorong sempit, misalnya ke tempat kerjanya, ke sekolah, ke pasar dsb. Dan lorong-lorong sempit yang tertutup ini merupakan bagian dari rumahnya, di mana ia dapat memperoleh obat demi kelangsungan hidupnya. Demikianlah halnya dengan kehidupan rayap. Hal ini dapat kita amati pada kehidupan rayap subteran. Ia hanya dapat mencapai makanannya (bangunan atau kayu) dengan menambah-nambah panjang "rumahnya" dengan membuat terowongan-terowongan kembara, yaitu jalur-jalur sempit yang berasal dari pusat sarang ke arah kembara di mana makanannya berada, yang hanya dapat dilalui sekaligus oleh sekitar 3 - 4 ekor rayap. Terowongan kembara ini ditutupnya dengan bahan-bahan tanah sehingga pada galibnya liang-liang kembara tetap merupakan bagian dari sarang koloninya. Dengan adanya liang-liang tertutup ini maka praktis seluruh ruangan dari sarang rayap termasuk liang-liang kembara merupakan lingkungan yang sangat lembab yang menjamin kehidupan rayap tanah atau rayap subteran.Dalam kaitan dengan kehidupan masyarakat rayap, terdapat beberapa istilah kunci yang perlu diungkapkan, yaitu : polimorfi, feromon,  trofalaksis, dan homeostatis.
 

Gambar 4.  Ratu rayap dikelilingi pekerja dan prajurit (kiri) dan individu-individu rayap Coptotermesyang bergerombol


 
 Polimorfi -- masyarakat "komune" Rayap dalam kasta-kasta
Sebagian masyarakat juga sudah mengetahui bahwa dalam koloni setiap jenis rayap, terdapat beberapa kasta individu yang wujudnya berbeda, yaitu:

1. Kasta reproduktif  terdiri atas individu-individu seksual yaitu betina (yang abdomennya biasanya sangat membesar) yang tugasnya bertelur dan jantan (raja) yang tugasnya membuahi betina. Raja sebenarnya  tak sepenting ratu jika dibandingkan dengan lamanya ia bertugas karena dengan sekali kawin, betina dapat menghasikan ribuan telur; lagipula sperma dapat disimpan oleh betina dalam kantong khusus untuk itu, sehingga mungkin sekali tak diperlukan kopulasi berulang-ulang. Jika koloni rayap masih relatif muda biasanya kasta reproduktif berukuran besar sehingga disebut ratu. Biasanya ratu dan raja adalah individu pertama pendiri koloni, yaitu sepasang laron yang mulai menjalin kehidupan bersama sejak penerbangan alata. Pasangan ini disebut reprodukif primer. Jika mereka mati bukan berarti koloni rayap akan berhenti bertumbuh. Koloni akan membentuk "ratu" atau "raja" baru dari individu lain (biasanya dari kasta pekerja) tetapi ukuran abdomen ratu baru tak akan sangat membesar seperti ratu asli. Ratu dan raja baru ini disebut reproduktif suplementer atau neoten. Jadi, dengan membunuh ratu atau raja kita tak perlu sesumbar bahwa koloni rayap akan punah. Bahkan dengan matinya ratu, diduga dapat terbentuk berpuluh-puluh neoten yang menggantikan tugasnya untuk bertelur. Dengan adanya banyak neoten maka jika terjadi bencana yang mengakibatkan sarang rayap terpecah-pecah, maka setiap pecahan sarang dapat membentuk koloni baru.

2.  Kasta prajurit . Kasta ini ditandai dengan bentuk tubuh yang kekar karena penebalan (sklerotisasi) kulitnya agar mampu melawan musuh dalam rangka tugasnya mempertahankan kelangsungan hidup koloninya. Mereka berjalan hilir mudik di antara para pekerja yang sibuk mencari dan mengangkut makanan. Setiap ada gangguan dapat diteruskan melalui "suara" tertentu sehingga prajurit-prajurit bergegas menuju ke sumber gangguan dan berusaha mengatasinya. Jika terowongan kembara diganggu sehingga terbuka tidak jarang kita saksikan pekerja-pekerja diserang oleh semut sedangkan para prajurit sibuk bertempur melawan semut-semut, walaupun mereka umumnya kalah karena semut lebih lincah bergerak dan menyerang. Tapi karena prajurit rayap biasanya dilengkapi dengan mandibel (rahang) yang berbentuk gunting maka sekali mandibel menjepit musuhnya, biasanya gigitan tidak akan terlepas walaupun prajurit rayap akhirnya mati. Mandibel bertipe gunting (yang bentuknya juga bermacam-macam) umum terdapat di antara rayap famili Termitidae, kecuali pada Nasutitermes ukuran mandibelnya tidak mencolok tetapi memiliki nasut  (yang berarti hidung, dan penampilannya seperti "tusuk") sebagai alat penyemprot racun bagi musuhnya. Prajurit Cryptotermes memiliki kepala yang berbentuk kepala bulldogtugasnya hanya menyumbat semua lobang dalam sarang yang potensial dapat dimasuki musuh. Semua musuh yang mencapai lobang masuk sulit untuk luput dari gigitan mandibelnya. Pada beberapa jenis rayap dari famili Termitidae seperti Macrotermes, Odontotermes, Microtermes dan  Hospitalitermes terdapat prajurit dimorf (dua bentuk) yaitu prajurit besar (p. makro) dan prajurit kecil (p. mikro)

3. Kasta pekerja.  Kasta ini membentuk sebagian besar koloni rayap. Tidak kurang dari 80 persen populasi dalam koloni merupakan individu-individu pekerja. Tugasnya melulu hanya bekerja tanpa berhenti hilir mudik di dalam liang-liang kembara dalam rangka mencari makanan dan mengangkutnya ke sarang, membuat terowongan-terowongan, menyuapi dan membersihkan reproduktif dan prajurit, membersihkan telur-telur, dan -- membunuh serta memakan rayap-rayap yang tidak produktif lagi (karena sakit, sudah tua atau juga mungkin karena malas), baik reproduktif, prajurit maupun kasta pekerja sendiri. Dari kenyataan ini maka para pakar rayap sejak abad ke-19 telah mempostulatkan bahwa sebenarnya kasta pekerjalah yang menjadi "raja", yang memerintah dan mengatur semua tatanan dan aturan dalam sarang rayap. Sifat kanibal terutama menonjol pada keadaan yang sulit misalnya kekurangan air dan makanan, sehingga hanya individu yang kuat saja yang dipertahankan. Kanibalisme berfungsi untuk mempertahankan prinsip efisiensi dan konservasi energi, dan berperan dalam pengaturan homeostatika (keseimbangan kehidupan) koloni rayap. 
Feromon penanda jejak dan pendeteksi makanan. Telah merupakan suatu diktum bahwa rayap (pekerja dan prajurit) itu  buta. Mereka jalan beriiringan atau dapat menemukan obyek makanan bukan karena mereka mampu melihat atau mencium bau melalui "hidung". Kemampuan mende­eksi dimungkinkan karena mereka dapat menerima dan menafsirkan setiap bau yang esensial bagi kehidupannya melalui lobang-lobang tertentu yang terdapat pada rambut-rambut yang tumbuh di antenanya. Bau yang dapat dideteksi rayap berhubungan dengan sifat kimiawi feromonnya sendiri. Feromon adalah hormon yang dikeluarkan dari kelenjar endokrin., tetapi berbeda dengan hormon,  feromon menyebar ke luar tubuh dan empengaruhi individu lain yang sejenis. Untuk dapat mendeteksi jalur yang dijelajahinya, individu rayap yang berada didepan mengeluarkan feromon penanda jejak (trail following pheromone) yang keluar dari kelenjar sternum (sternal gland  di bagian bawah, belakang abdomen), yang dapat dideteksi oleh rayap yang berada di belakangnya. Sifat kimiawi feromon ini sangat erat hubungannya dengan bau makannannya sehingga rayap mampu mendeteksi obyek makanannya.
Feromon dasar: pengatur perkembangan
Di samping feromon penanda jejak, para pakar etologi (perilaku) rayap juga menganggap bahwa pengaturan koloni berada di bawah kendali feromon dasar (primer pheromones ). Misalnya, terhambatnya pertumbuhan/ embentukan neoten disebabkan oleh adanya semacam feromon dasar yang dikeluarkan oleh ratu, yang berfungsi menghambat diferensiasi kelamin. Segera setelah ratu mati, feromon  ini hilang sehingga terbentuk neoten-neoten pengganti ratu. Tetapi kemudian neoten yang telah terbentuk kembali mengeluarkan feromon yang sama sehingga pembentukan neoten yang lebih banyak dapat dihambat. Feromon dasar juga berperan dalam diferensiasi pembentukan kasta pekerja dan kasta prajurit, yang dikeluarkan oleh kasta reproduktif.
Dilihat dari biologinya, koloni rayap sendiri oleh beberapa pakar dianggap sebagai supra-organisma, yaitu koloni itu sendiri dianggap sebagai makhluk hidup, sedangkan individu-individu rayap dalam koloni hanya merupakan bagian-bagian dari anggota badan supra-organisma itu.
Perbandingan banyaknya neoten, prajurit dan pekerja dalan satu koloni biasanya tidak tetap. Koloni yang sedang bertumbuh subur memiliki pekerja yang sangat banyak dengan jumlah prajurit yang tidak banyak (kurang lebih 2 - 4 persen). Koloni yang mengalami banyak gangguan, misalnya karena terdapat banyak semut di sekitarnya akan membentuk lebih banyak prajurit (7 - 10 persen), karena diperlukan untuk mempertahankan sarang.
Trofalaksis: masyarakat rayap yang terintegrasi
Rayap muda yang baru saja ditetaskan dari telur belum memiliki protozoa yang diperlukannya untuk mencernakan selulosa. Demikian pula setiap individu rayap yang baru saja berganti kulit tak memiliki protozoa karena simbion ini telah keluar bersama kulit yang ditanggalkannya (karena kulit usus juga ikut berganti). Individu rayap tersebut diberi "re-infeksi" protozoa oleh para pekerja dengan melalui trofalaksis. Trofalaksis adalah perilaku berkerumun di antara anggota-anggota koloni, dan saling "menjilat" anus dan mulut. Dengan perilaku ini protozoa  dapat ditularkan kepada individu-individu yang memerlukannya. Penyebaran feromon dasar juga diduga terlaksana melalui perilaku trofalaksis .

Strategi pengendalian Rayap


Dari uraian di muka dapatlah ditarik kesimpulan bahwa untuk menghindar atau meminimumkan kemungkinan terjadinya serangan rayap pada bangunan perlu diperhatikan hal-hal berikut.


1. Hindari adanya bahan-bahan kayu seperti sisa-sisa tunggak pohon di sekitar halaman bangunan, yang potensial untuk menjadi sumber infeksi rayap. Demikian pula adanya pohon-pohon tua yang sebagian jaringan pohon maupun akarnya telah mati merupakan sumber makanan rayap dan dapat menjadi lokasi sarang perkembangan koloni rayap.
2. Hindari kontak antara tanah dengan bagian-bagian kayu dari bangunan. Walaupun cara ini tidak mutlak mampu mencegah serangan rayap karena rayap mampu membuat terowongan kembara di atas tembok, lantai dan dinding untuk mencapai obyek kayu makanannya tetapi bagi bangunan sederhana cara ini dapat memperlambat serangan rayap, dan adanya terowongan-terowongan dapat dideteksi.
3. Pergunakan kayu yang awet (seperti bagian teras kayu jati), atau kayu yang telah diawetkan dengan bahan-bahan pengawet anti rayap. Untuk kayu-kayu yang digunakan di bawah atap jenis-jenis garam pengawet seperti garam Wolman dengan retensi yang cukup telah memadai, sedangkan bagi kayu di luar bangunan diperlukan bahan pengawet larut minyak seperti kreosot .
4. Cara yang paling efektif adalah melindungi bangunan dengan cara membuat "benteng yang kuat terhadap rayap" di bagian fondasi dengan cara menyampur bahan fondasi dengan termitisida atau memperlakukan tanah di bawah dan di sekitar fondasi dengan termitisida yang tahan pencucian (persisten) serta memiliki afinitas dengan tanah.

5. Jika bangunan telah terserang, gunakanlah cara-cara pengendalian yang ramah lingkungan, seperti dengan pengumpanan dan pengendalian koloni dengan menggunakan insektisida.

Cara Membasmi Rayap Sampai Ke Sarangnya dan Larvanya


Untuk membasmi rayap dengan cara alami dapat memakai ramuan yang terbuat dari tembakau. Cara membasmi rayap dengan memakai tembakau yaitu semprotkan cairan yang terbuat dari tembakau yang telah di rendam sepanjang 1 malam ke sarang rayap memakai spayyer.

Untuk cara membasmi rayap kayu dapat pula memakai garam. Obat penghilang rayap alami ini cukup gampang di buat, langkahnya dengan mencampurkan garam dengan air lalu biarlah sepanjang satu malam. Cairan itu lantas disemprotkan kesarang rayap sampai rayap mati.

Obat anti rayap alami yang lain yaitu memakai air sisa membersihkan beras. Cara membasmi rayap dengan air sisa membersihkan beras cukup gampang, siramsekeliling sarang rayap dengan air cucian beras jadi koloni rayap bakal mati.

Cara membasmi rayap dalam tanah

Untuk membasmi rayap yang ada ditanah kita memerlukan alat pertolongan sentricon, sentrikon sendiri terbagi dalam 2 buah alat di mana alat yang pertama adalah suatu pengumpan yang simpan pada dinding/kusen sebagai jalur rayap, sedang alat yang ke 2 berbentuk detektor rayap yang ditanam di tanah. Pada masing masing alat sentricon ada sejenis tissu yang berperan juga sebagai pengumpan rayap, tissu itu berisikan kandungan heksaflumuron, enzim hormon yang bisa menghimpit metabolisme perkembangan rayap, hingga pada akhirnya membunuh rayap itu. Sesudah alat sentricon dipakai rayap akan tiba, mengonsumsi, serta mendistribusikan tisu itu ke seluruhnya koloni rayap hingga pada akhirnya seluruhnya koloni bakal mati termasuk juga yang ada didalam tanah.

Berikut ini Cara Mengusir Dan Membasmi Rayap Pemakan Kayu

1. Minyak Tanah

Sobat bisa menggunakan minyak tanah untuk mengusir rayap. Caranya cukup semprotkan minyak tanah di kayu yang telah di serang rayap atau juga semprotkan di sarang-sarang rayap. Agar lebih ampuh sobat bisa menambahkan minyak serai sebagai pencampur minyak tanah.



Rayap pemakan kayu rumah

2. Tembakau

Tembakau bermanfaat untuk membunuh tungau yang biasanya menyerang anak kecil jika bermain di rumput. Nah ternyata tembakau ini juga ampuh terhadap rayap. Biar lebih efektif sobat bisa mencampur tembakau dan air lalu di diamkan satu malam agar sari tembakau sepenuhnya keluar. Lalu semprotkan air campuran itu pada kayu yang di serang atau juga langsung ke sarang rayapnya.



3. Garam Dapur

Garam juga ampuh untuk menghadapi rayap. Cukup sobat taburkan saja garam di sarang rayap, tetapi cara ini kurang efektif karena garamnya hanya mengenai bagian permukaan. Agar lebih efektif sobat bisa mencampur garamnya dengan air dan tembakau. Diamkan selama satu malam lalu semprotkan san siramkan di tempat-tempat yang ada rayapnya.



4. Air Kapur sirih

Sifat panas dari kapur akan sangat berbahaya sekali bagi rayap yang memiliki kulit tipis dan lembut. Oleh karena itu air kapur sirih ini sayang efektif untuk membasmi rayap. Caranya cukup sobat siramkan air kapur sirik ke kayu yang di serang atau juga langsung ke sarang rayap.



5. Air Bekas Cucian Beras

Sobat juga bisa memanfaatkan air pertama dari cucian beras untuk mengusir rayap. Cukup siramkan saya ke sekeliling sarang rayap.



6. Termisida

Bahan kimia ini jelas sangat ampuh untuk mengusir rayap tetapi juga sangat beresiko untuk kesehatan kita. Caranya cukup dengan menyemprotkannya ke sarang dan kayu-kayu yang di serang rayap. Sara saya penggunaan Termisida ini Sebaiknya dihindari dan jadikan pilihan yang terakhir.


Artikel ini dirangkum Dari Berbagai Sumber


      Sebelum Anda Menutup Halaman Ini ada baiknya anda berbagi kasih dengan  membagikan Informasi bermanfaat ini kepada teman - teman yang lain dengan cara menekan Tombol Share Di bawah Postingan ini, agar semakin banyak orang yang di berkati lewat informasi yang anda bagikan.


02.01 | 0 komentar