Saya dan Anda adalah makhluk sosial cerdas yang di ciptakan Tuhan untuk mengetahui dan mempelajari segala yang ada di bumi ini, tak ada kata saya tidak bisa atau saya tidak tahu, "selama ada m'bah Google" Mari Kita Belajar Segala hal positif untuk menambah keahlian, pengetahuan dan wawasan anda. bagaimana caranya ? AYO PELAJARI CARANYA !!! DI SINI

LightBlog

LAZERBA = TOKO GROSIR LAZADA SERBA ADA

Translate

Sabtu, 05 Agustus 2017

Cara Membuat Garam Dapur Yang Beryodium

Siapa Bilang jadi Pengusaha Garam itu Susah ? asal ada niat dan usaha maka pasti anda bisa ! Peluang usaha Bisnis Garam Dapur Tidak pernagh surut, hanya saja banyak orang yang masih berangapan mengolah air laut yang tersedia dengan Gratis hingga menjadi garam dapur beryodium yang biasa kita pakai untuk memasak itu katanya sulit, begitu pula dengan harga garam katanya sangat murah gak sesuai dengan jerih payah yang di korbankan. Sebelum anda melanjutkan membaca artikel ini, mohon buanglah jauh - jauh pikiran seperti di atas. Katakan pada diri anda bahwa saya pasti mampu menjadi pengusaha Garam yang sukses. Indonesia adalah negara Tropis yang cocok untuk menghasilkan Garam dengan lebih dari 17.000 pulau, garis pantainya mencapai 54.716 km  serta kadar garam air laut yang cukup tinggi, ini adalah modal awal anda untuk menjadi pengusaha garam yang sukses nantinya.


Sebelum anda menyimak lebih lanjut tentang proses pembuatan Garam Dapur Beryodium, nah bagi anda yang ingin bercita - cita membuat Garam Dapur Beryodium sendiri dan mengemasnya untuk di jual di pasaran, maka berikut ini ada beberapa contoh kemasan dan merek garam dapur halus berkwalitas yang bisa anda pelajari lebih lanjut, info selengkapnya bisa anda ---> KLIK DI SINI


Beberapa contoh Garam dapur Halus Kemasan Moderen yang sudah banyak di jual di pasar moderen serta bernilai jual tinggi,  bisa anda simak selengkapnya di --> SINI



Sebelum kita Pelajari Cara Membuat Garam Dapur Beryodium, mari kita buka dulu wawasan anda bahwa membuat garam itu tidaklah sesulit yang anda bayangkan, berikut ini video tutorial tentang bagaimana memproses air laut yang Gratis itu hingga menjadi Garam Krosok ( garam yang masih berbentuk kasar ) untuk bahan baku pembuatan Garam Dapur Beryodium - Selamat Menyimak !






Jika anda sudah Menyimak Video di atas, maka marilah kita kembali menambah wawasan anda tentang bagaimana proses selanjutnya dari bahan garam krosok yang di hasilkan petani garam tersebut kita olah menjadi Garam dapur yang beryodium dan bernilai Jual lebih tinggi di pasaran. Berikut ini Prosesnya - silahkan di simak dengan baik !






Setelah anda menyaksikan ke dua Video di atas, mari kita bahas langkah demi langkah bagaimana memproses garam dari petani menjadi Garam yang mengandung Yodium, berikut ini Prosesnya :



Langkah - Langkah Mudah Dalam Proses pembuatan garam dapur beryodium ini adalah :

1. Mencuci garam krosok (garam yang di beli dari petani garam yang masih berbetuk kasar) Pencucian ini dilakukan dengan membuat bak-bak penampung yang terbuat dari tembok semen yang berisi larutan pencuci BRINE. Garam di pindah dari bak pertama sampai bak ke enam sehingga bersih.

2. Setelah di cuci, garam di tiriskan / diangin-anginkan di keringkan dengan cara di oven atau di sangrai sehingga kadar airnya menjadi 5 %

3. Garam krosok yang sudah kering kemudian di giling dan diberi zat iodisasi (yodium) dengan formula :

a. Garam       : 25 Ton     : 20 Ton
b. KIO3        : 1 Kg        : 1 Kg
c. Air Pelarut : 25 liter      : 20 Liter
agar menghasilkan garam beryodium dengan kualitas 40 – 50 PPM

4. Untuk garam dapur, maka garam yang sudah di iodisasi langsung di timbang sesuai isi dalam kemasan yang tertera di label bungkusan garam. Apabila ingin di buat garam briket / kotak maka dibuat cetakan dan garam di press sehingga bisa berbentuk kotak setelah itu garam dapur / garam kotak di bungkus dalam plastik kemasan dan di laminasi sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam kemasan.

5. Garam siap di pasarkan


Jika Anda Ingin Coba Menghitung Berapa Keuntungan yang bisa anda dapatkan jika anda terjun ke dunia bisnis Produksi Garam Beryodium tersebut, berikut ini perhitungan kasarnya :


Marilah kita hitung biaya  pembuatan garam dengan skala home industri :

– Biaya mencuci garam     : Rp. 20/kg
– Biaya Sangrai dan giling : Rp. 20/Kg
– Biaya Oven dengan batok kelapa : Rp. 200/Kg
– Biaya Packing untuk garam dapur : Rp. 350/bal atau Rp. 175/kg. 1 bal berisi : 20 bungkus (berat 2 kilo)
– Biaya Packing untuk garam kotak/briket : Rp. 200 kemasan 1,5 Kilo dan Rp. 150 kemasan 1 kilo
– Biaya Beli Bungkus Plastik 1 Roll : Rp. 700.000 isi 2.500 bungkus plastik atau sekitar Rp. 100/bungkus
Jumlah biaya garam dapur beryodium : 20+20+200+175+100 = Rp. 515

Total biaya pembuatan garam di musim kemarau :
– Harga garam krosok : 600 + Total biaya pembuatan garam dapur : 515 = Rp. 1.115
Total biaya pembuatan garam di musim menengah :
– Harga garam krosok : 850 + Total biaya pembuatan garam dapur : 515 = Rp. 1.365
Total biaya pembuatan garam di musim penghujan :
– Harga garam krosok : 900 + Total biaya pembuatan garam dapur : 515 = Rp. 1.415

Harga Penjualan ke marketing / sales untuk 1 bal isi 20 bungkus (2 Kilo) adalah : Rp. 5.000: 2 = Rp. 2.500
Jadi keuntungan pembuatan garam beryodium tiap 1 kilo adalah : 2.500 – 1415 (harga penghujan): Rp 1.085

Setiap satu home industri dengan 5 karyawan mampu menghasilkan 1,5 Ton atau 1.500 kg garam dapur
maka kebutuhan garam untuk 1 home industri adalah 30 hari X 1.500 kg = 45.000 kg atau 45 ton perbulan.
Penghasilan bersih dari home industri garam beryodium ini perbulan adalah 45.000 X Rp. 1.085 = Rp. 48.825.000.

Catatan : Perhitungan di atas adalah kondisi Harga Bahan Baku Garam sedang dalam Posisi Normal, namun Keuntungan anda juga akan meningkat seiring harga jual garam dapur beryodium kemasan di pasaran yang saat ini naik hingga 3x lipat di banding harga normal.


Jika anda belum siap untuk jadi pengusaha Garam, Tidak Jadi masalah, kami juga akan memberikan wawasan kepada anda yang ingin belajar membuat Garam  sendiri di rumah untuk menghadirkan aroma pantai ke dapur anda. Berikut ini caranya :


Langkah Pertama adalah mengumpulkan Air laut yang dikumpulkan dari laut yang kaya akan garam atau bisa juga air dari tambak garam. Adalah sangat penting untuk mengumpulkan air garam dari sumber yang bersih. Jika Anda tahu daerah mana yang tercemar, jangan mengumpulkan air dari sana. Polusi udara, minyak dan limbah kimia, juga jenis-jenis polusi lain akan sangat berbahaya bagi kesehatan anda !



Sebelum di proses, Saring airnya ! Proses ini sangat diperlukan untuk menghilangkan pasir, kerang dan sedimen laut lain dari air sebelum Anda memanen garam. Gunakan kain katun tipis untuk menyaring garam dari air. Juga dapat menggunakan satu atau beberapa lapisan. Untuk lebih yakin bahwa kotoran sudah terbuang, saring air beberapa kali. Hal ini tidak akan mempengaruhi kandungan garam.





Selanjutnya Biarkan air laut menguap. Garam laut adalah suatu produk yang tidak akan terlepas dari proses penguapan air garam. Rencanakan agar proses penguapan berlangsung setidaknya beberapa hari, dan biasanya beberapa minggu. Untuk pembuatan garam laut di rumah, Anda bisa menggunakan salah satu dari beberapa teknik.
  • Nyalakan oven Anda dalam pengaturan paling rendah. Tuangkan air ke dalam wadah dengan sisi yang tinggi dan masukkan ke dalam oven. Biarkan air perlahan menguap selama beberapa hari.
  • Masukkan garam saringan Anda ke dalam panci dan rebus sampai semua air hilang. Biarkan sinar matahari membantu prosesnya. Ambil garam basah dari panci dan letakkan pada piring atau mangkuk. Biarkan di bawah sinar matahari untuk menguapkan semua air yang tersisa.
  • Tempatkan air saringan Anda ke dalam mangkuk atau piring dangkal dan biarkan untuk diam pada ruangan terbuka sehingga air dapat menguap. Apa yang tersisa saat semua air telah hilang adalah garam laut. Metode ini dapat memakan waktu beberapa minggu
Anda akan melihat kerak yang mulai terbentuk saat air menguap. Gunakan sendok untuk mengikisnya dari wadah. Kristal garam akan berubah menjadi berbagai macam bentuk dan ukuran, dan akan memiliki warna yang berbeda berdasarkan dari mana Anda mengambil airnya.


  • Anda dapat memilih untuk menggilingnya menjadi tekstur lebih halus. Anda dapat menggunakan penggiling garam untuk melakukannya.
Garam Halus yang asin sudah bisa anda nikmati, namun garam yang anda buat tadi tidak mengandung Yodium, untuk proses agar garam anda mengandung yodium silahkan pelajari kembali video tutorial di atas.


Kandungan Yodium pada Garam Dapur sangatlah penting Bagi kesehatan anda, oleh sebab itu pastikan anda selalu mengkonsumsi garam beryodium ! Bagaiman caranya menguji atau mengetahui garam yang kita konsumsi itu mengandung yodium ? mari kita pelajari cara sederhana mengetahui apakah garam yang kita konsumsi itu mengandung yodium atau tidak !

Yodium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Mineral ini sangat dibutuhkan dalam produksi hormon tiroid dan hormon tiroid ini berperan dalam pertumbuhan tubuh, kontrol metabolisme, dan juga perkembangan otak,. Jadi, mengapa mineral yodium sangat penting bagi kelangsungan hidup Anda. Kekurangan asupan yodium dalam tubuh dapat membuat kerja tiroid menjadi lebih berat dalam menghasilkan hormon tiroid. Hal ini membuat ukuran kelenjar tiroid bisa membesar dan membengkak, seperti yang Anda lihat pada orang yang menderita gondok.


Begini Cara Menguji Kandungan Yodium (Iodine) secara Tradisional
– Kupas dan parut singkong yang masih segar.
– Tuangkan 1 sendok perasan singkong parut tersebut, tanpa dicampur air, ke dalam tempat yang kering dan bersih.
– Kemudian tambahkan 4-6 sendok teh penuh (menggunung) garam yang hendak kita uji.
– Lalu tambahkan 2 sendok teh cuka biang, aduk sampai rata, kemudian biarkan selama beberapa menit. Bila timbul warna biru keunguan, berarti garam tersebut mengandung yodium.

Dan Begini Cara Menguji Kandungan Yodium (Iodine) dengan Iodina Test
– Siapkan garam yang bertuliskan Garam Beryodium.
– Siapkan cairan uji Iodina.
– Ambil 0,5 sendok teh garam yang akan diuji tersebut dan letakkan di piring kering dan bersih.
– Teteskan cairan uji Iodina sebanyak 2-3 tetes pada garam tersebut.
– Tunggu dan perhatikan apakah garamnya berubah warna. Kalau garam tetap berwarna putih, maka berarti garam tersebut tidak mengandung yodium (0 ppm).
– Namun apabila berubah menjadi ungu, maka berarti garam itu mengandung yodium sesuai persyaratan (30 ppm).


Anda juga Bisa mendapatkan Informasi Alamat dan nomor Kontak Perusahaan dan Petani Garam di seluruh indonesia - silakahkan ----> KLIK DI SINI



--> SELANJUTNYA
Loading...